16. Apa dia lebih good-looking dariku?

Cheng Qi dan kelompok mahasiswa baru sangat dekat, dan mereka tidak saling sungkan. Baik pria maupun wanita dengan senang berbaur.

Lu Xuzhi memandangi wajah mengkerut  roti kukus Cheng Qi, dan ingin mencubitnya, tapi menahan diri. Seperti yang dikatakan Cheng Qi sendiri sebelumnya, dia bukanlah tipe yang disukai Cheng Qi. Jika dia ingin mengejar Cheng Qi, dia harus merebus kodok dalam air hangat dan perlahan-lahan mengetahuinya.

*merubah cara untuk melihat hasil dari sudut berbeda

Meski pertemuan diubah sementara, persiapannya hampir selesai.  Ini pertemuan informal, tujuannya hanya untuk saling mengenal antar anggota. Akan ada upacara serah terima resmi di akhir pekan.

Sejujurnya, karena Cheng Qi tahu bahwa "sweetie" dan "Senior Lu Lu" adalah orang yang sama, dia tidak benar-benar ingin pergi ke stasiun radio untuk menghadapi kenyataan ini.

Menghadapi Lu Xuzhi sekarang saja dia tidak punya pilihan, karena bagaimanapun, keduanya adalah teman sekamar. Namun harus bertemu lagi diklub, itu terlalu menekannya.

Mengingatkannya akan kemudaan dan pesta pora setiap saat.

Dia benar-benar menyanyikan <Itchy> untuk Lu Xuzhi. Jika ada waktu, mungkin dia masih bisa menyanyikan <Little Waist> dan <8 Kills in a Row>.

Ah ah ah, pikirkan tentang hal ini dan merasa bahwa tidak ada gunanya hidup!

Tidak bisa berpikir, tidak bisa berpikir!

"Setelah pertemuan, kita akan karaoke, mungkin akan ada cukup banyak orang," Lu Xuzhi memandang Hua Yu dan yang lainnya, "Apa kalian mau ikut? Pergi bersama lebih menyenangkan."

Hua Yu ragu-ragu, "Aku ..."

“Ayo, ayo, ayo!” Chen Shaoyi mengangkat tangan Hua Yu dengan ekspresi gembira, “Aku punya banyak lagu untuk dinyanyikan untuk Hua Hua!”

“Bukankah kau ingin masuk klub street dance? Social flower dari klub itu juga akan hadir malam ini.” Lu Xuzhi berkata, “Dia juga host di stasiun kami. Dia memiliki kepribadian yang sangat baik. Kau dapat pergi dan bertemu dengannya."

Social flower? Gadis yang menari sebelumnya terlintas di benak Hua Yu, Jika itu adalah social flower, berarti orang itu, bukan?

“Tapi gadis ini sangat liar.” Lu Xuzhi meletakkan buku di tangannya di atas meja dan mengetuk meja. “Kau jangan bicara banyak, jadi berhati-hatilah agar tidak terpesona olehnya.”

Chen Shaoyi tidak senang saat mendengar ini, dia langsung berpegangan pada Hua Yu, "Hua Hua tidak akan terpesona olehnya!"

Hua Yu mendorong kepalanya menjauh dan dengan sengaja berkata, "Ini belum tentu benar."

“Huhu!” Chen Shaoyi segera mengeluh, “kenapa begitu! Hua Hua bajingan!"

*大坏蛋: bastard: biasanya digunakan dengan nada lucu, mengekspresikan rasa kesal karena berbeda pov.

Hua Yu langsung menyumpal mulut besarnya.


°°°


Temu sapa di Stasiun Penyiaran berakhir pukul 9. Kemudian, ada sekitar dua puluh orang yang pergi karaoke.

Saat Hua Yu dan Chen Shaoyi masuk ke dalam bilik, dua pria bertubuh besar sudah berduet di depan layar lebar.

Pria A: "Oh, aku mencintaimu, kau adalah Romeo-ku ~"

Pria B: "Aku bersedia menjadi Liang Shanbomu ~"

Hua Yu, "……"

Halo, apakah kalian sudah menanyakan pendapat Liang Shanbo dan Romeo?

"Wow, semua orang di sini sepertinya gay," bisik Chen Shaoyi, menyusut di belakangnya.

Hua Yu, "……"

Kau tampaknya benar-benar tidak memenuhi syarat untuk mengatakan hal-hal seperti itu, oke?

Ketika Cheng Qi melihat mereka, dia buru-buru berdiri dan melambai seakan melihat seorang penyelamat.

Tadinya, dia duduk disudut, setelah Lu Xuzhi si pria dengan senyum lebar dan niat jahat duduk didekatnya, mereka dikelilingi oleh beberapa gadis busuk. Bertanya ini itu dengan sangat tidak etis.

*fujo

Dirinya yang sweet talker akhirnya tidak bisa menahan lagi, dan hampir saja meruntuhkan imejnya.

“Ya Tuhan, terima kasih, akhirnya kalian datang juga.” Cheng Qi sekarang sangat bersemangat sehingga dia memeluk Hua Yu, “Nona Cherry, tolong datang dan selamatkan kesatriamu, cakar penyihir itu sudah membuatku merasa benar-benar terkuliti."

“Oh, Kolonel Qi Qi yang malang.” Chen Shaoyi segera mengulurkan tangan untuk menopangnya, “Mohon tunggu sebentar, aku akan segera meminta Dokter Lu Lu untuk datang dan memberikan pernafasan buatan!”

Cheng Qi mengubah wajahnya dalam sekejap, "... Nona Cherry tersayang, aku pikir kau sudah tidak menyukaiku lagi."

“Oh, sayang sekali.” Chen Shaoyi berkata, “Aku sudah menyukai orang lain!”

Cheng Qi tertawa, mendorong Hua Yu ke pelukan Chen Shaoyi oleh Cheng Qi, bergumam orang konyol ini sangat menyukai akting, dan juga dramatis sekali.


Chen Shaoyi membiarkan Hua Yu untuk memesan lagu, dikelilingi oleh orang-orang yang tidak dikenal, Hua Yu merasa malu, jadi dia meminta Chen Shaoyi untuk datang.

Chen Shaoyi membentuk ibu jari dan jari tengah disatukan, sisanya direntangkan, "Hua Hua, apa kau suka lagu Mayday? Bolehkah aku bernyanyi lembut untukmu?"

Hua Yu menekan tenggorokannya, "... Berapa kali aku katakan, jangan jangan panggil Hua Hua."

“Oh, maaf, maaf.” Chen Shaoyi jeda sejenak, “kalau begiru, kakak Hua, lagu apa yang kau suka dengarkan, aku bisa menyanyikannya untukmu.”

Hua Yu, "……"

Mengapa, ada rasa malu yang misterius.

Chen Shaoyi memesan lagu, dan Hua Yu duduk di sebelahnya mendengarkan duet Romeo dan Liang Shanbo.

Kedua teman ini sangat menarik. Mereka suka menyanyikan lagu cinta, dan dalam beberapa saat, mereka sudah menyanyikan <Liu Hai Cuts the Woodsman>. Stasiun radio ini dapat dikatakan sangat merendah, dan Hua Yu sangat mengkhawatirkan masa depannya.

Sebuah tangan tiba-tiba diletakkan di pundaknya, dan pada saat yang sama suara perempuan Qing Lingling yang tersenyum terdengar di belakang telinganya, "kakak Hua?"

Hua Yu tersentak, hampir terpental, dan menoleh dengan cepat.

Gadis itu adalah social flower dari klub street dance.

“Apakah kita pernah bertemu?” Si cantik tersenyum. Dia mengenakan sepasang anting-anting hari ini. Rambutnya tampak dipendekkan lagi, melengkung ke dalam. “Kau tampak tidak asing.”

Saat dia tersenyum, matanya akan sedikit menyipit, dan eyeliner yang dia lukis akan sedikit melengkung di sudut matanya, seperti rubah kecil yang licik.

Hua Yu akhirnya mengerti mengapa Lu Xuzhi memperingatkannya agar tidak terpesona olehnya.

“Hua Hua!” Chen Shaoyi menarik-narik baju belakangnya, “Aku memesan lagu dongeng, haruskah kita menyanyikannya bersama?”

“Ah, ah.” Hua Yu masih tertegun, dan menjawab dengan santai, “Ya”.

She Hua masih menatap mereka dengan tersenyum, ketika Romeo selesai bernyanyi dengan Liang Shanbo, dia bertanya, "Siapa yang mau bernyanyi selanjutnya?"

*social flower

"Aku." She Hua berdiri, "Kau tidak perlu memberikanku mikrofon. Aku akan bernyanyi distand mic."

Lantunan musik perlahan memasuki refrain, dan si cantik berdiri di depan mikrofon vertikal, menyeka rambutnya.

"Baru belakangan aku tahu ... Mencintaimu adalah kebiasaan ..."

Hua Yu masih tertegun, menatap punggungnya, Chen Shaoyi sangat tidak senang dan memeluk lehernya, "Hua Hua."

“Hah?” Hua Yu berkata, “Ada apa?”

“Kenapa kau selalu menatapnya?” Chen Shaoyi cemberut, “Apa dia lebih good-looking dariku?”

"..." Pertanyaan ini menghentikan Hua Yu.

Ada kebingungan aneh dalam pikirannya, begitu banyak sehingga ia tidak bisa memahami banyak ide yang terlintas.

Tapi satu penemuan membuatnya terkejut.

Tepat ketika gadis itu tersenyum, dia benar-benar merasa sedikit seperti Chen Shaoyi.[]


Donasi buat Choco
Chapter terbaru tidak muncul di Select Chapter jadi klik judulnya dibawah!
Loading

Comments