Chapter 41, I'm not that Kind of School Beauty as You Think

 

     Rentetan siaran langsung berisik dilayar.

     Namun, Hang Ye sama sekali tidak memperhatikan itu.

     Matanya terpaku pada bahu Yu Erlan yang menonjol dari garis leher.

     Bukannya belum pernah melihatnya ... tapi ...

     Hang Ye menelan tanpa sadar.

     Detak jantungnya berdebar tak karuan ketika melihatnya, itu terasa mengerikan.

     Hang Ye ingin tahu, seperti dia, yang terus menerus merasa gila oleh Yu Erlan, dapatkah dia membiarkan Yu Erlan bertanggung jawab?

     Penglihatan Hang Ye agak lugas, dan Yu Erlan langsung merasakannya. Dengan sedikit kemerahan di wajahnya, dia dengan tenang mengangkat tangannya, meluruskan garis lehernya, dan juga mengangkat tangannya untuk memegang cakar kecil Hang Xiaohei yang nakal.

     Setelah melakukan ini, Yu Erlan berpura-pura tidak terjadi apa-apa dan bertanya, "Apa kau mengerti apa yang baru saja aku katakan?"

     Hang Ye tertegun dan mengangguk dengan cepat, "mengerti!"

     Dia mengangkat tangannya untuk mencentang jawaban di atas kertas.

     Yu Erlan memandang "A" yang Hang Ye centang, menghela napas, mencubit cakar Hang Xiaohei dan menepuknya ke wajah Hang Ye, bergumam lembut, "Gunakan Dim sum, teman sekelas Hang Xiaoye! Pilih c!"

*Jangan ceroboh, menegur.

     Hang Ye tidak menutup siaran langsung. Meskipun massa penonton tidak melihat adegan ini, rangkaian suara tersebut masih dengan setia mencapai telinga semua orang.

     Area rentetan mendidih:

     [ Mama!!!! Aku benar-benar mengerti!!! ]

     [ YeBai atau BaiYe, aku beli dan tinggalkan tangan kalian! ]

*Memasang taruhan, dan tidak dapat berubah pikiran.

     [ Dewa Ye pasti Gong!!!!! ]

     [ Nada suara Kakak Xiaobai sangat lembut ... Aku meninggal! Aku pikir itu BaiYe. ]

     Hang Ye seketika canggung memalukan begitu sadar telah menulis jawaban yang salah, dia beralih melihat rentetan di ruang siaran langsungnya telah berkembang menjadi perang shipper.

     Hang Ye mengangkat tangannya dan mematikan siaran langsung.

     Ah.

     Bahkan ada lawan??? Dilihat sekilas lin sudah jelas! Hal seperti ini masih perlu diperdebatkan?

     Tapi barusan Yu Erlan ... memanggilnya Hang Xiaoye???

     Orang ini tidak pernah memanggilnya begitu intim.

     Bibir Hang Ye tidak bisa berhenti menarik ke atas, dengan kegembiraan konyol dalam senyumnya, dan wajahnya tanpa sadar menempel di sisi Yu Erlan.

     Suaranya agak serak, dan sangat dalam dan seksi, terdengar sangat menarik, "Xiaobai, kau memanggilku apa barusan?"

     Ucapan "Hang Xiaoye" Yu Erlan agak memalukan secara naluriah.  Selain itu, dia dengan cepat menyadari bahwa Hang Ye sedang melakukan siaran langsung, dan sekarang dia mengerucutkan mulutnya erat-erat, dan bertekad untuk tidak jatuh ke dalam trik Hang Ye.

     Hang Ye paling menyukai penampilan Yu Erlan saat ini. Dia melihat rona pipi yang sangat dangkal di pipi Yu Erlan, dan diam-diam merambat ke cuping telinganya, Hang Ye merasakan tenggorokannya menegang.

     Dia menjilat bibirnya dengan sedikit ketidaksabaran, dan bertanya dengan suara bodoh, "Aku tidak mendengar dengan jelas, kau menyebutnya lagi, Xiaobai."

     Yu Erlan menundukkan kepalanya dan berhenti selama dua detik, lalu tiba-tiba menarik cakar Hang Xiaohei, dan "menamparnya" di bibir Hang Ye, memblokirnya.

     Ada sedikit warna merah di sudut matanya, dan kali ini ada senyuman ceria, yang membuat sudut bibirnya yang sedikit terangkat begitu menarik.

     Tapi dia berkata dengan serius, "Jangan membuat masalah Hang Ye, belajarlah dengan giat."

     Melihat Yu Erlan seperti ini, Hang Ye lupa mengedipkan matanya. Bagaimana orang ini bisa seperti ini? Dia berkata dengan serius, tapi dia mendengar hati Hang Ye gelisah, dan menolak untuk mematuhinya.

     Alhasil, Yu Erlan yang seperti itu kabur setelah selesai menggoda.

     Dia melepaskan cakar Hang Xiaohei, berkedip di Hang Ye, tersenyum, berbalik dan pergi.

     Hang Ye memegangi Hang Xiaohei, bibirnya bergerak dengan tidak puas di bawah segel cakarnya.

     Hang Xiaohei menjatuhkan kakinya dari mulutnya dengan jijik.

     Hang Ye mencebik, berbalik, menatap cakar Hang Xiaohei, dan kemudian diam-diam berbisik.

     "Hang Xiaohei, apa kakimu tadi menempel di tulang selangka Xiaobai?"

     "Kau katakan, kau ... Hei! Mengecewakan! Jika kau menempel langsung di bahunya ... Tidak, di tulang selangka, aku akan menciumnya secara tidak langsung!"

     Mata Hang Xiaohei membelalak, telinganya terangkat, dan ekornya tegas, mengajari ayahnya:

     "Meong!" Ayah.

     “Meong, meong, meong, meong!” Lihat tingkah memalukanmu itu!

     "Meong, meong, meong, meong, meong—" Lakukan saja jika kau benar-benar ingin menciumnya! Dorong bahunya, peluk pinggangnya, dan tekan bibirnya — selesai!

     Hang Ye membuat terjemahan kucing di dalam hatinya.

     Setelah terjemahan, dia mencebik dengan menyesal, dan bergumam ke Hang Xiaohei dengan suara kecil:

     "Apa yang kau tahu, kucing kecil!"

     "Cinta orang dewasa itu sangat serius!"

     "Ini bukan hanya ciuman dan sudah selesai, aku ingin mencium seumur hidup! Apa kau mengerti seumur hidup!"

     "Siapa Xiaobai? Xueshen yang tidak terjangkau! Aku tidak bisa terlalu jauh dari ketinggian spiritualnya! Aku harus bisa berdiri berdampingan agar aku bisa menjadi belahan jiwa seumur hidup."

     "Aku berpikir tentang menjadi tua, berambut abu-abu, berpegangan tangan dengannya, berjalan saat matahari terbenam, berdebat tentang hal-hal yang tidak berguna tetapi membuatnya bahagia, membahas buku yang sama yang kami suka baca, atau film yang sama yang kami suka, mendengar lagu yang sama yang kami suka ... "

     "Hang Xiaohei, cinta sekejap itu sangat sederhana, kau tidak perlu menyiapkan apa pun, lakukan saja."

     "Tapi cinta seumur hidup adalah berjalan ke arahnya dengan hati-hati dan berani selangkah demi selangkah, dan kemudian berjalan berdampingan."

     "Aku cukup takut pada Yu Erlan. Tapi itu karena aku sangat takut, takut aku tidak akan bisa berjalan bersamanya selamanya. Aku tidak tahu kenapa aku memikirkannya sejauh ini ... Mungkin karena dia adalah takdirku."

     “Hang Ye?” Yu Erlan di sisi lain tiba-tiba memanggil.

     Hang Ye, yang dengan penuh semangat menyatakan perasaannya kepada Hang Xiaohei, terkejut, untuk sesaat, dia berpikir bahwa Yu Erlan telah mendengar semua kata-kata yang baru saja dia ucapkan.

     Dia mengucapkan "um", sepatah kata bergetar dalam delapan belas nada, suara itu turun, dan napasnya sepertinya berhenti.

     Kemudian, dia mendengar Yu Erlan bertanya dengan curiga, "Apa kau baru saja memanggilku? Sepertinya aku mendengar namaku ..."

     "Ah! Tidak! Kau salah dengar! Aku tidak mengatakan apa-apa! Siaran langsungku sudah dimatikan!" Hang Ye dengan cepat mengelak.

     Yu Erlan sepertinya mempercayainya,  bergumam sedikit dengan curiga, dan tidak lagi bicara.

     Hang Ye menghela nafas lega dan menghela nafas lagi.

     Kemudian dia mengangkat Hang Xiaohei, menatap kucing itu dengan serius, dan berbisik kepadanya, "Tapi Hang Xiaohei, kau benar. Cinta itu sangat rumit dan sederhana ... jadi aku memutuskan! Aku menyelesaikan ujian masuk perguruan tinggi lalu menyatakan cinta pada Xiaobai! Kegagalan sebelum ujian masuk perguruan tinggi akan memengaruhi suasana hatinya. Dia sangat fokus sekarang dan tidak dapat diganggu ... Aku harus mengejar sekarang, dan aku harus menjadi orang yang bisa mendukungnya!"

     Pada akhirnya, Hang Ye sepertinya telah memukuli dirinya sendiri, dia hampir meletakkan palang merah di kepalanya dan menulis "Perjuangan!"

     Hang Xiaohei menatap Hang Ye dengan ekspresi jijik:

     Kau memiliki begitu banyak drama.

•••


     Siaran langsung Hang Ye segera mengalami reaksi berantai.

     Di bawah topik terkait Hang Ye, penggemar membahas topik berikut secara intensif:

     < Apa jawaban yang benar dari ujian bahasa Mandarin Dewa Ye? >

     < Siapa Xiao Bai? >

     < Apa hubungannya dengan dewa Ye? >

     Topik terakhir tentu saja menjadi fokus diskusi di antara para penggemar.

     Batch pertama para shipper memegang beberapa bagian yang terkait dengan "Xiaobai" dalam rekaman video langsung, berulang kali menggali gula.

     Segera, Hang Ye Duwei dengan kuat menyerang balik, dengan kesal meneriakkan shipper di super chat Hang Ye untuk membuat lapak sendiri.

*Fans BIM yang merendahkan dan mencemarkan nama baik selain biasnya.

     Untuk sementara waktu, perang pecah di bawah berbagai topik yang berkaitan dengan Hang Ye. Pada saat yang sama, topik terkait seperti "YeBai", "BaiYe", "YeBaiYe" bermunculan dengan tenang seperti rebung setelah hujan.

     Dalam satu malam, sangat berisik dan heboh dalam waktu yang lama, yang bisa disebut gempa dan ledakan besar di lingkaran fans Hang Ye.

     Pada pukul enam atau tujuh pagi, asap akhirnya hilang, dan sekuntum bunga aneh bermekaran di atas bumi yang hangus:

     < Ikuti pembelajaran WILD untuk evaluasi dalam seratus hari >

     Topik ini pertama kali populer di kalangan siswa yang perlu bangun pagi, dan menjadi topik energi paling positif untuk diikuti oleh penggemar Hang Ye.

     Di bawah topik ini, sejumlah besar mikroblog check-in segera muncul, dengan berbagai konten, tetapi semuanya terkait dengan pembelajaran.

     Dan guru utama Hang Ye diberi topik "Sains" oleh Jiao Ling segera setelah dia masuk kelas.

     Jiao Ling dengan senang hati menunjukkan topik ini kepada Hang Ye, dan berkata dengan penuh semangat, "Kakak Ye! Kau membawa gelombang pembelajaran melalui siaran langsung kemarin! Banyak orang mengikutimu untuk belajar! Ada juga jam olahraga, jam pengendali temperamen, dan bangun pagi. Check in ... Bagaimanapun, banyak topik serupa telah diturunkan!"

     Hang Ye melirik layar ponselnya dan mengangguk, "Itu bagus juga."

     Saat dia berkata, dia melihat bahwa Yu Erlan di sebelahnya hampir berjalan ke kursi, dan dia tidak peduli untuk berbicara dengan Jiao Ling, dan dengan cepat mengikuti ke kursi.

     Jiao Ling belum menyelesaikan kata-katanya, jadi dia menyusul dan menunjukkan kepada Hang Ye dengan bangga, "Kakak Ye, lihat! Aku juga ikut! Aku segera datang ke kelas untuk menghafal setelah sarapan hari ini!"

     Ini sedikit mengejutkan Hang Ye. Dia tahu betul, dipikiran Jiao Ling ingin bermain game, juga untuk mengimbangi skill game Hang Ye, tidak ada yang lain.

     Hang Ye tidak pernah berpikir untuk mengganggunya, jadi dia tidak menyangka Jiao Ling akan penuh semangat dan suka belajar hari ini.

     Dia menepuk bahu Jiao Ling dan mengangguk padanya. Jiao Ling dengan bangga menerima respon itu dan melanjutkan, "Kakak Ye, aku akan kembali untuk belajar!"

     Hang Ye mengangguk, melihat Jiao Ling pergi. Ada kebanggaan yang tak terkatakan di hatinya, dan dia ingin "mengundang pujian" dari Yu Erlan.

     Dia sedang berpikir tentang bagaimana berbicara dengan menahan diri, dan Yu Erlan di samping tiba-tiba berkata, "Tunggu, bisakah kau menggunakan nomor ponselmu untuk mendaftar ke Weibo?"

     Hang Ye tertegun sejenak, dan berkata dengan cepat, "Apa pun yang kau inginkan! Akunku kebetulan belum terdaftar di Weibo ... WeChat juga tidak!"

     Yu Erlan mengangguk, memegang telepon untuk mengoperasikannya.

     Melihatnya dengan penuh perhatian, Hang Ye kesal, dan ingin menyelidiki untuk melihat apa yang dia lakukan.

     Yu Erlan tidak membiarkannya menunggu lama. Segera, dia tersenyum dan berkata, "Oke."

     Dengan itu, dia juga menunjukkan ponselnya ke Hang Ye.

     Hang Ye segera menoleh dan melihat layar Yu Erlan adalah Weibo.

     Pengguna 54319437:

     < Ikuti pembelajaran WILD untuk evaluasi dalam seratus hari >

     [ •gambar• ]

     Ini jelas akun login Yu Erlan di Weibo.

     Mulut Hang Ye seakan digosok oleh cakar kucing, lembut dan gatal.

     Dia mendongak dan melihat mata Yu Erlan melengkung dengan senyuman, bibirnya sedikit terkatup, tatapannya yang sedikit ceria namun tenang disaat bersamaan.

     Itu terlalu manis. Manis yang membuat Hang Ye sangat ingin memakannya.[]


Donasi buat Choco
Chapter terbaru tidak muncul di Select Chapter jadi klik judulnya dibawah!
Loading

Comments