/1/ Dormitory H

 18+ Web short-series 

Judul: Dormitory H

Author: 嗜酒吃茶

Genre: Yaoi, smut, school life, danmei, bl

Length: 5 chapter

Translated by Chocosalty


•••


Energy Vigorous Gong x Constitution Delicate Sensitive Shou


•••


Chapter 1


Kebetulan hari itu hujan deras ketika kembali masuk sekolah. Semua teman sekamar Lu Yan berasal dari provinsi lain, jadi mereka meminta cuti ketika melihat hujan. Hanya Lu Yan yang datang ke sekolah dengan bodohnya untuk melapor ( registrasi ulang untuk tahun ajaran baru ).

Dia bisa saja meminta cuti. Dia berprestasi baik dalam studi, tetapi dia acuh. Dia berpikir daripada tinggal di rumah dan bermain beberapa permainan dalam cuaca seperti ini, dia yang seorang kutu buku atau lebih tepat disebut idiot lebih memilih mengambil resiko menerobos hujan ke sekolah.

Mengetahui bahwa si bodoh kecilnya nekat pergi ke sekolah, Chen Shu menelepon ketika Lu Yan sudah berada di tengah jalan.

Chen Shu berteriak diujung telepon, "Apa kau bodoh? Kau tidak tahu fisikmu seperti apa? Kau mudah jatuh sakit tetapi kenapa selalu melakukan hal bodoh?"

Lu Yan menjauhkan ponsel dari telinganya, dia dengan jujur ​​melaporkan, "aku memakai jas hujan dan sepatu bot, juga membawa payung. Tidak apa-apa."

“Tidak apa-apa kentutmu!” Ada bunyi berisik, dan setelah beberapa saat Chen Shu berkata lagi, “Tunggu, aku tidak bisa menemukan sepatuku ... aku akan pergi kesana sekarang, kau tunggu aku. Lu Yan, jika sampai kau flu, aku akan membuatmu tidak bisa bangun dari tempat tidur malam ini, sudah dengar?"

Lu Yan panik, dia buru-buru menempelkan telepon ke telinganya mengecilkan volume speaker, wajahnya memerah mengingatkan Chen Shu, "Aku di bus, turunkan suaramu ..."

Chen Shu tertawa rendah seperti mengantar aliran listrik ditelinga Lu Yan.

"Suamimu akan segera datang. Kau menungguku dengan patuh di asrama, oke?"

Lu Yan semakin panik karena sadar dia tadi  menekan tombol volume atas membuat suara Chen Shu yang mengaku sebagai suami terdengar jelas. Setelah akhirnya mengecilkan suaranya, Lu Yan melihat ke langit yang gelap di luar jendela, dengan sedikit harapan di dalam hatinya, dia bergumam kecil mengiyakan.

Chen Shu tersenyum dan berencana untuk menutup telepon dan mencari sepatu, agar ia dapat segera melihat si bodoh kecilnya.

Tetapi dia mendengar bisikan Lu Yan di ujung telepon, “Kalau begitu cepat kemari.” dan telepon langsung ditutup sepihak.

Chen Shu, "..."

Dia rasanya tidak perlu memakai sepatu lagi, dan ingin langsung lari, bagaimana ini?

•••


Meski hujan sangat deras, pihak sekolah tetap ngotot belajar mandiri di malam hari.

Ketika Chen Shu hampir sampai, ia menerima pesan teks dari Lu Yan, mengatakan bahwa dia menunggunya di kelas.

Chen Shu secara alami memahami bagaimana Lu Yan disekolah, dan memberi tahu Lu Yan untuk tidak basah kuyup, memakai lebih banyak pakaian, dan dia akan segera tiba.

Lu Yan berpikir bahwa Chen Shu rempong seperti bibi tua, tetapi dia sendiri juga sadar dengan fisiknya-- karena dia adalah bocah prematur, mudah sakit, dan warna kulitnya berbeda dari putih lelaki biasanya, juga tingginya hanya 175cm, seperti perempuan.

Lu Yan sudah lama mengkhawatirkan ini, Chen Shu setuju bersama dengannya, apakah karena dia terlihat seperti perempuan? Oya, kalau lampunya dimatikan dan gelap, tidak ada yang tahu kan? Lu Yan dengan suka rela membuka jalan, dan Chen Shu mendorong perahu dengan arus: memanfaatkan situasi demi keuntungan sendiri.

Lu Yan ingin menanyakan ini pada Chen Shu beberapa kali, tapi dia menahan diri.

Tetapi untungnya dia tidak mengatakan nya. Bukankah hal itu akan membuat Chen Shu marah? Dia sangat menyukai si kecil bodoh ini. Apakah itu yang si kutu buku pikir tentang dia?

Jika Chen Shu tahu, Lu Yan pasti akan di disetubuhi nonstop lagi.

Tidak apa-apa bercinta, Lu Yan suka berhubungan seks dengan Chen Shu.  Tetapi begitu Chen Shu menjadi liar dan tanpa henti, dia tidak tahan.

Dia sudah lemah, dan disetubuhi selama satu atau dua jam berarti membunuhnya.

Setiap kali dia memohon belas kasihan, Chen Shu akan membalasnya dengan genjotan yang lebih kasar.

Chen Shu suka menjangkau bagian terdalam dari Lu Yan, dia suka mendengarkan erangan spontan Lu Yan, dia suka mendengar tangisan Lu Yan setiap kali memberi dorongan kuat, dia menyukainya.

•••


Begitu tiba, Chen Shu menemukan hanya ada selusin orang di kelas. Guru memindahkan kursi dan duduk di tepi podium. Ketika dia melihat Chen Shu, dia hanya menyuruhnya untuk langsung duduk ke kursinya.

Chen Shu pergi ke sebelah Lu Yan dan duduk, menatap Lu Yan atas bawah.

Lu Yan merasa tidak nyaman, dan bertanya ada apa. Chen Shu menoleh dan melihat Guru sibuk menulis di papan tulis dan berkata, "Hanya memastikan apakah kau kehujanan."

“Tidak.” Lu Yan membuka lengannya memperlihatkan pakaiannya yang kering.

Chen Shu berbalik. Refleksi Lu Yan ada di matanya yang gelap. Dia mencondongkan tubuh ke dekat telinga Lu Yan dan berkata dengan suara rendah, "Bagus. Ketika kembali ke asrama nanti, aku akan membuatmu basah kuyup, oke?"

Telinga Lu Yan panas, dia tanpa sadar menutupi telinganya dengan tangan, hanya untuk menemukan bahwa bagian bawah dirinya ... tampak keras dengan tidak tahu malu.[]


19 Agustus 2020




Donasi buat Choco
Chapter terbaru tidak muncul di Select Chapter jadi klik judulnya dibawah!
Loading

Comments