41. Jangan katakan itu

    OP [ Kalian tahu apa tentang ayamnya belum melewatkan liburan? Ngomong - ngomong, setelah aku berjalan tanpa celana, dia benar-benar marah. Ketika aku akan membungkus diri dengan selimut, dia memukuliku. ]

     36 [ Apakah ada jarum? Aku benar-benar ingin mengeluarkan air keluar dari otak OP ...... Mengapa OP harus berjalan tanpa celana di depan Xueba? Bisa dibayangkan bagaimana rentetan batin Xueba terbang, 😤 ]

     OP [ Karena aku bosan ah, aku tidak mulai menyapa, aku tidak menyentuh tangan orang seperti dia, tersenyum pada mereka atau apa pun. Biasanya aku akan mulai memukuli orang. ]

     Aku harus mengatakannya ratusan kali. Aku menyentuh lengannya saat itu karena tangga terlalu sempit. Dia berjalan dengan ceroboh dan tidak sengaja tersentuh. Aku tidak menyapa padanya! Aku tersenyum karena aku percaya diri! Itu juga bukan untuk menarik perhatiannya.

     Dimana jarumnya? Air di kepalanya akan membanjiri loteng kami.

     38 [ Tidak apa-apa, /sentuh kepala OP/, jika aku Xueba, aku juga akan memukulmu ... ]

     OP [ Jangan sentuh dulu. Belum selesai, aku tidak menyesal dipukuli, tidak sama sekali, pukulannya tidak sakit, aku cukup menikmati, tapi satu-satunya hal yang aku sesali sejauh ini adalah...... Aku melawan... ]

     40 [ Tamat ... ]

     41 [ Dimana OP? Apakah pos ini masih akan tetap ada di masa depan? 😨 ]

     42 [ OP? Apa kau masih hidup? ]

     43 [ Siapa yang tahu di mana OP tinggal?  Bagaimana kalau dia sudah mati? Apa kita harus menelepon 120? ]

     OP [ Maaf maaf! Dia sedang tidur, aku tidak bisa bermain dengan teleponku lagi, aku merasa dia tidak suka ada cahaya ketika matanya tertutup! Kita akan mengobrol lain kali. ]

     45 [ OP kau sudah buru-buru mematikan telepon sebelum klimaks, membuatku dengan bodohnya khawatir dan malah diberi makanan anjing ... 😢 ]

*Jomblo yang melihat keuwuan orang lain :')

     46 [ Sudah kuduga, tidur, tidur, selamat malam semuanya. 🤗  ]

     47 [ Selamat malam, *aku tidak tidur* 😲 ]

     Melihat ini, aku tidak tahu harus berkata apa ... Aku benar-benar tidak tahu bahwa orang ini tidak memainkan ponsel untukku di malam hari ...

     “Hao Yu, Hao Yu.” Lai Wenle menundukkan kepalanya dan memukulku dengan sikunya.

     Tanpa mengangkat kepalaku, aku hanya memasukkan ponsel ke laci meja, dan kemudian dengan hati-hati memeriksa lembar jawabanku.

     Lao Cao berjalan masuk dan berdiri diam, matanya berpatroli di ruang kelas, dan akhirnya mengangguk puas.

     “Haaah kualitas psikologismu baik sekaki,” Lai Wenle menghela nafas penuh perasaan.

     Aku tidak menyebutnya kualitas psikologis yang baik, dia saja yang bodoh. Setiap kali ia diam-diam bermain ponsel, dia memintaku untuk mengingatkannya ketika guru datang. Ketika aku menyentuh lengannya, ia segera mengangkat kepalanya dengan heboh dan memandangi guru, bahkan dengan menggeser bangkunya membuat suara keras.

     Wajahnya tercetak jelas: 'Guru, aku sedang mengerjakan soal, kau membuatku takut.' Kemudian, ketika aku memanggilnya dengan pelan, dia tetap mengangkat kepalanya dengan heboh.

     Guru juga tahu bahwa Lai Wenle sedang membaca novel atau bermain telepon seluler.

     Kemudian aku mencoba untuk tidak mengingatkannya lagi, dan kemudian melihatnya masih ditangkap oleh guru.

     Aku mengabaikannya, Lai Wenle mendorong bahuku, "Lao Cao mungkin akan segera pulang untuk melihat anaknya, biarkan aku bermain dengan ponselmu sebentar?"

     "..." Aku tidak ingin dia menggunakan ponselku, aku khawatir dia akan membuka postingan forum, aku takut ... semua jenis ketakutan, "Main kentutmu."

     “Membosankan, jika Ji Lang menginginkanmu padamu, kau harus berlutut dan meletakkan tanganmu di atasnya.” Lai Wenle tersenyum seperti tikus.

•••


     Ji Lang menungguku didepan kelas sepulang sekolah, dan Lai Wenle berbisik di belakangku, "Hao Yu, sungguh tidak ada sesuatu diantara kalian?"

     "... Tidak," kataku.

     "Aku tidak melihat dua gadis yang tinggal bersama menunggu seperti ini setiap hari. Kau harus berhati-hati, jika dia tidak menyukaimu." Lai Wenle biasanya suka bercanda. Saat-saat penting masih sangat khawatir tentangku.

     Aku menepuk pundaknya, merasa bersyukur, "kau terlalu banyak berpikir."

     "Aku tidak banyak berpikir, jadi kau harus berhati-hati. Pada akhirnya, dia tidak  berarti apa-apa, tetapi kau benar-benar menganggapnya serius." Lai Wenle kemudian berjalan pergi.

     Aku tertegun.

     Mengapa orang lain melihatku sangat serius?

     Mungkin, jika aku tidak suka Ji Lang, aku tidak akan mentolerir segala sesuatu tentang dia. Apa pun itu, provokatif sampahnya atau tidak, itu bukan urusanku.

     Aku, Hao Yu tidak pernah menjadi orang yang berhati hangat, aku tidak punya niat untuk mencoba, dan tidak membiarkan siapa pun begitu baik padaku.

     Batin kecilku mungkin berharap Ji Lang sedikit lebih dekat padaku.

     “Apa yang baru saja kalian bicarakan?” Ji Lang yang telah lama menunggu, sempat melihatku dan Lai Wenle berbisik, tetapi tidak bisa menghampiri. Dia seperti anjing yang dirantai, dan tidak dapat meraih tulang di depannya.

     "Dia bertanya tentang soal hitungan," kataku.

     Soal hitungan? Topik yang sangat sulit.

     Ji Lang mendengus, "Apa ini, Chen Haokong juga bertanya padamu, dan Lai Wenle juga bertanya padamu, kau belajar dengan baik bukan berarti terus direpotkan ah."

     "Aku tidak merasa repot mengajari mereka," kataku.

     Ji Lang menundukkan kepalanya dan berjalan di depan, "mereka seenaknya saja meminta bantuanmu. Aku takut memengaruhi studimu. Sedikit demi sedikit akan semakin menumpuk dan kau tidak akan sanggup ..."

     "……" Orang ini.

     Mengatakan isi pikirannya dengan lancar, membuatku takjub.

     "Jika tidak, tanyakan saja, aku juga dapat mengkonsolidasikan poin-poin pengetahuanku untuk mengajarimu."

     Ji Lang berhenti dan berbalik untuk menatapku, "bukan seperti itu."

     "Ya?"

     "Aku tidak ingin kau mengajar orang lain, urus saja aku," katanya.

     "..."

     Ji Lang tampak sedikit kesal, dan mundur selangkah. Dia menyentuh bagian belakang telinganya dengan tangan kanannya, "aku katakan sebelumnya kalau aku ingin kuliah di universitas yang bagus. Itu benar.

     "Hm……"

     "Lupakan," desahnya tiba-tiba, lalu datang dan mengambil pergelangan tanganku dan melangkah maju, "terserah kau saja mau mengajar siapa yang kau sukai."

     Kemarahan macam apa ini?

     Tampaknya aku harus kembali melihat forum posting untuk melihat apa yang dipikirkan orang aneh ini.

     Namun, aku juga ingin membuka postingan karena cukup menarik.

     Kembali di loteng, aku mandi lebih dulu. Ketika keluar, Ji Lang berdiri di pintu. Dia menggoyangkan celana dalam bersihnya didepanku, "Lihat, ini yang terakhir, aku akan mencucinya nanti.  Akan melakukannya dengan mudah. ​​"

     "Hm."

     "Hao Yu, aku bisa melakukan semua yang kau katakan."

     "..." Apa, neuropati, mengapa tiba-tiba mengatakan ini?

     "Sungguh, kau bisa memberitahuku apa yang bisa aku lakukan."

     "..." Orang ini menggodaku lagi.

     Ketika Ji Lang pergi ke kamar mandi, aku tidak bisa menahan diri untuk membuka posnya untuk melanjutkan membaca.

     OP [ Aku kembali! Apakah ada orang?! ]

     2 [ Apakah OP berlutut di papan cuci?  Apakah lututmu bengkak?  Apakah luka xueba serius? 🧐 ]

     3 [ Aku pikir OP tidak akan kembali, aku ingin tahu tindak lanjutnya! ]

     OP [ Hei! Aku sudah menyesalinya sampai sekarang, aku akan memotong anu-ku jika sampai memukulnya dengannya lagi di masa depan. ]

     5 [ Jika ada orang terakhir di dunia yang bersikeras pada konsep cinta sejati, itu adalah kau OP! Aku uwuphobia. 🤒 ]

     6 [ Jangan lupa live streaming saat kau memotong anu-mu nanti. 🤩 ]

     OP [ Aku benar-benar salah ... berkali-kali aku ingin meminta maaf kepadanya, tetapi aku tidak berani. Dia begitu baik sehingga dia tidak peduli, tetapi semakin dia seperti ini, semakin aku merasa sedih. 😭 ]

     8 [ Fucek ... Gong yang idiot berubah menjadi bucin? Kenapa tiba-tiba jadi anjing loyal? ]

*Gong yang loyalnya sama kek anjing alias bucin.

     9 [ OP, kau belok! Siapa yang mengeluarkan air di kepalamu! ]

     10 [ Dapat info dari teman dan kerabat untuk berkunjung kesini. Aku dengar OP orang yang idiot. ]

     11 [ Sisbro komen 10 di atas, kau terlambat, OP yang idiot telah berubah. ]

     12 [ Aku yang komen kesepuluh, benar-benar terlambat ah, sakit hati, aku percaya bahwa OP akan berubah lagi menjadi idiot pada detik berikutnya, teman dan kerabat sekalian, jangan pergi! ]

      OP [ Mengapa tidak ada yang bertanya kenapa aku tidak berani meminta maaf? 😯 ]

     14 [ Banyak tanya, cepat jelaskan! Aku lelah menunggu. 🥴 ]

     OP [ Dia menerjang dan menekanku di tempat tidur, lalu memukulku, Sungguh, tulangnya keras, tapi pria ini ... aneh ah. Tubuhnya begitu lembut, pantatnya sangat elastis, jadi dia duduk di perut bagian bawahku, anu-ku jadi bangun. ]

     16 [ Siapa tadi yang mengatakan bahwa OP akan berubah lagi menjadi idiot pada detik berikutnya?  🤭 ]

      17 [ OP, pergi dan ubah nama pos! Jelas kau naksir padanya dan juga bereaksi ah! xueba yang malang! ]

     OP [ Tidak ubah, tidak ubah! Kemudian, temanku mengirimi kami kotak obat. 🙌 ]

     19 [ OP memukul istrinya. Setelah pertarungan, biarkan temannya datang untuk memberikan obat ... Ya ampun, apa kau tidak takut kalau istrimu jatuh cinta dengan temanmu? 🤓 ]

     OP [ Tidak, dia tidak setampan aku. 😎 ]

     21 [ Tapi kau rusak. 🙅 ]

     22 [ Bukankah titik fokusnya pada komen 19 seharusnya pada Xueba adalah istri OP. Apa mungkin OP setuju diam-diam? ]

     23 [ Sisbro komen 22 bodoh, dia bukan setuju diam-diam. Dia memang menunggu semua orang mengatakan ini, dia bahagia di dalam hatinya, mungkin dia masih tertawa terbahak-bahak sekarang ... 😌 ]

     24 [ Kita adalah anjing tunggal. 🙃 ]

*(Gaul internet) orang yang belum menikah atau sedang menjalin hubungan (digunakan mencela diri sendiri) alias jomblo ngenes.
  
     OP [ Aku merasa bahwa posting ini tidak akan bertahan lama. Aku menjadi keras sebelumnya, aku pikir itu adalah reaksi panas karena gesekan. Namun, ketika aku mengoleskan obat padanya, aku hampir mimisan ketika melihat pinggangnya. ]

     26 [ Siapa bilang OP tidak cacat mental, apa itu gesekan menghasilkan panas? 🤒 ]

     27 [ Tidak bisa mengatakan apa-apa lagi, aku berharap kalian berdua hidup bahagia. 😷 ]

     Aku ... ingat bahwa Ji Lang berlari ke toilet di tengah malam. Apakah dia pergi karena mimisan atau c*li?

     Ji Lang akan selesai mandi, dan aku ingin terus membaca, tapi kupikir, banyak yang memberi respon pada curhatannya, kenapa aku tidak melakukan hal yang sama daripada menyimpan unek-unek sendirian? Jadi dengan hati teralihkan, pikiran dalam kekacauan (idiom); bingung dengan kecemasan, aku membuat posting sendiri.

     ID: Satu pria dan dua anjing drama queen.

     Tapi anjing seperti apa Ji Lang?

     Aku mencari di internet 'Anjing bodoh dan besar, jenis anjing apa?'Jawaban yang aku dapatkan sangat berbeda dari apa yang aku pikirkan. Beberapa orang mengatakan itu adalah anjing gembala Inggris kuno, dan ada juga Mastiff Tibet, anjing husky bodoh tapi lucu. Lupakan saja, dia adalah anjing lokal.

     Subjek: << Aku punya dua anjing lokal, aku merasa mereka terbelakang mental, apakah aku masih perlu menyukainya? >>

     OP [ Aku adalah laki-laki, saat ini masih lajang, bekerja selama satu tahun, dan memiliki dua anjing. Anjing besar berumur satu tahun dan lima bulan tahun ini, dan anak anjing berusia tiga bulan. ]

     Takut ketahuan, aku membuat identitas palsu, berharap tidak dikenali.

     Ji Lang berusia tujuh belas tahun, dan aku mengubahnya menjadi anjing berusia tujuh belas bulan.

     OP [ Walaupun anjing lokal bukan yang paling pintar, anjing besar itu sudah berusia lebih dari satu tahun dan pasti sudah mengerti, tetapi beberapa waktu lalu anjing ini benar-benar mengencingi sepatuku. ]

     "Hao Yu! Apa kau masih punya pakaian dalam? Pakaian dalamku yang terakhir jatuh ke lantai ... jadi basah ..." Ji Lang berteriak padaku di toilet.

     "..." Orang ini benar-benar menyebalkan. Ketika aku melihat tidak ada yang menjawab, aku menutup pos itu. "Tapi aku tidak punya pakaian dalam yang baru. Aku mengenakan semuanya."

     Ji Lang sedikit membuka pintu toilet, hanya menunjukkan kepalanya, "Aku tidak keberatan, apakah kau keberatan?"

     "..." Aku tidak keberatan, aku hanya takut ... takut ukurannya kecil untuknya, bukankah aku akan malu?

     Ji Lang melihatku ragu terlalu lama dan dia tidak bisa menahan ekspresi senangnya, "Apakah kau tidak mau?"

     Aku menggelengkan kepalaku, "Tidak ... kau tidak keberatan pakai celanaku?"

     "Sudah dicuci bersih, aku tidak masalah!" Dia mengangguk dengan cepat, "Tenang, aku akan membersihkannya setelah memakainya!"

     “Baiklah.” Aku mengambil celana dalam yang dicuci sekali.

     Aku sangat gugup.

     Ukurannya ... Pasti tepat! Meskipun tidak besar, ini juga tidak kecil!

     Ini adalah harga diri pria.

     Setelah beberapa saat, Ji Lang berteriak di dalam, "Hao Yu! Tidak, celana dalammu kecil!"

     "Fucek ..." Aku tidak bisa menahan sumpah serapahku.

     Sampah sialan, membuatku kehilangan muka, aku benar-benar takut dia akan pamer ke semua orang di pos.

     Pada akhirnya, Ji Lang tidak mengenakan pakaian dalam, hanya mengenakan celana besar, dan celana itu hampir sepanjang lututnya. Dia berkata, "Aku mencuci keduanya, dan akan kering besok pagi."

     Nah, apa yang bisa aku katakan, aku tidak bisa memaksanya untuk mengenakan pakaian dalamku.

     Treadmill belum sampai, kipas baru tidak dibeli, dan hanya ada tikar dingin. Cara tidur malam ini masih sama.

     Ji Lang sudah membuat rencana, "Ayo belajar dulu."

     "Oke."

     Dia mengambil kertas pertanyaam yang dia buat siang hari di atas meja, dan isinya berantakan. Dia berbaring tengkurap di tempat tidur, menatanya.

     Aku ingat, sebelumnya dia selalu merokok di toilet. Kapan dia menjadi pria seperti ini yang akan belajar di tengah malam?

     Aku mengeluarkan ponsel lagi, dan melihat tidak ada yang membaca postinganku, jadi aku langsung pergi ke pos Ji Lang, lanjut membaca.

      OP [ Aku sudah lama tidak ke sini. Banyak hal telah terjadi baru-baru ini. Aku berbuat salah pada Xueba lagi. 😢 ]

     2 [ Kami semua terbiasa, dan xueba mungkin sudah terbiasa. 🙌 ]

     3 [ Jangan katakan itu, hati nurani Tuhan akan terluka. ]

     OP [ Hari ini aku ingin berbicara tentang bukti kuat lainnya kalau dia menyukaiku, tapi hatiku sangat pahit. Aku tidak berani bertanya kepadanya apakah dia menyukaiku atau tidak. Aku pikir dia akan sangat marah. ]

     5 [ Aku uwuphobia. 😷 ]

     OP [ Ternyata dia sangat mahir berkelahi. Hari itu, dia benar-benar enggan memukuliku. Dia bahkan tidak menggunakan 20% energinya. Hari ini, dia berkelahi dengan satu sampah dari kelasku, dan keterampilannya sangat baik. Aku tercengang. ]

     7 [ Xueba memukul OP dengan enggan ... Pembulatan, mereka berdua tidur bersama! ]

     8 [ Komen 7 terlalu berlebihan haha. OP, Jangan bilang kau tidak menyelamatkan xueba? Bukankah air di otakmu sudah terkuras? ]

     OP [ Tapi dia memukul si sampah itu, karena mengatakan dia suka pria, dia sangat marah ... ]

     10 [ ... ]

     11 [ ... ]

     12 [ Sampah, merincikan pos begitu panjang, BE? ]

*Bad Ending.

•••

Donasi buat Choco
Chapter terbaru tidak muncul di Select Chapter jadi klik judulnya dibawah!
Loading

Comments