[3] Kelas eksperimen minggu depan, aku sangat menantikannya

Suasana berubah canggung.

Dalam sekejap, semua orang yang menundukkan kepala diam diam mengangkat kelopak mata melihat reaksi dua pria itu.

Semenjak awal masuk universitas, setelah pelatihan militer mahasiswa baru kemudian hingga tiga tahun di kelas yang sama, keduanya tidak ada gesekan. Seluruh kelas tahu bahwa mereka tidak bisa saling memandang.

Xu Xingwen biasanya tidak bicara, dia hanya menulis kata 'abaikan' di wajahnya, begitu dingin dan arogan, setiap bertemu Lu Zhizhou, selalu tetap dingin, mengungkapkan petunjuk tidak suka.

Di sisi lain, Lu Zhizhou, sering penuh dengan senyum, terlihat punya watak yang baik, tetapi suka menunjukkan karakter buruknya ketika menghadapi Xu Xingwen, dan suka menantang toleransi pihak lain.

Guru medis itu tidak menyadari ada yang salah dengan suasananya. Dia mendesak, "Ayo, kalian berdua laki-laki, untuk apa malu."

Siswa laki-laki di sebelah Xu Xingwen diam-diam menggeser bangkunya, berpikir bahwa itu bukan malu, itu menahan diri untuk tidak membunuh.

Itu bukanlah jawabannya, Xu Xingwen menyesuaikan ekspresinya, akan mengatakan bahwa perutnya sakit, biarkan guru mencari yang lain.

Tiba-tiba, Lu Zhizhou tersenyum minta digampar dan berkata, "Guru, kelas eksperimen minggu depan, aku dan siswa itu akan mendemostrasikannya didepan kelas. Bagaimana?"

Pada akhirnya, dia menambahkan dengan senyum dengan nada terlalu jelas, "Lebih nyaman kalau ada tempat tidur di kelas."

Keterlaluan!

Tidak ada yang berani tertawa pada saat ini, Xu Xingwen menelan dua tegukan besar minuman dingin, hanya untuk menekan dorongan ingin meledak.

Seorang siswa perempuan di kursi belakang memandangi telinga kemerahannya, diam-diam menyebar gosip di kelompok WeChat,

[ Tamat, Xu Xingwen emosi sampai telinganya berwarna merah. ]

Ponsel setiap gadis bergetar, mereka menunduk pada saat bersamaan.

[ Memang pantas disebut Big Brother, setiap saat selalu membuat kita sangat terkejut. ]

[ Li Zhizhou mencari masalah, aku rasa dia sudah melayang sekarang. Apa dia tidak takut Xu Xingwen mengambil pisau? ]

[ Apa ini, pasangan musuhku yang lucu akan bertarung minggu ini, dan tidur diranjang minggu depan? ]

[ Masih ada 9 hari hitung mundur menuju Li Zhuzhou x Xu Xingwen tidur diranjang. ]

Guru medis itu kelihatannya tercengang oleh perkataan Lu Zhizhou yang tidak tahu malu, dan masih membeku untuk waktu yang lama.

Tepat setelah bel kelas, dia menghela napas lega dan mengumumkan kelas berakhir.

Lu Zhizhou menjerit aiya aiya dan meregangkan tubuhnya dengan malas.

Dia duduk di baris pertama, tetapi dia tidak keluar lewat pintu depan. Dia berjalan memutar dan dengan sengaja melewati bangku Xu Xingwen.

Dia berhenti dan mengetuk meja dengan telunjuk.

Xu Xingwen dengan wajah merosot menatapnya dengan dingin.

Lu Zhizhou tidak terkesan dengan ekspresinya, dan dia masih tersenyum minta digampar. "Kelas eksperimen minggu depan, aku sangat menantikannya."

Donasi buat Choco
Chapter terbaru tidak muncul di Select Chapter jadi klik judulnya dibawah!
Loading

Comments