1. Gadis Kokoh

Judul: 有故事的男同學
Penulis: 斯通先生
Length: 53 Chapter
Genre: Sweet, Campus life, Yaoi
Bahasa asli: Cina
Status: Tamat
Penerjemah: Chocosalty
.

Ada banci di asrama kami. Tubuhnya kokoh, tinggi 188 cm, punya six pack, bisa bertahan selama satu jam penuh.

Jangan tanya bagaimana aku tahu.

.

Sissy Gong x Pseudo-straight Shou
Chen Shaoyi x Hua Yu


🌼🌼🌼

1. Gadis Kokoh


Dalam 18 tahun terakhir, selain sering dianggap sebagai seorang gadis karena namanya, hari-hari kehidupan Hua Yu sama biasanya dengan air putih. Setelah melewati semua kesulitan, ia berhasil meninggalkan dua slag Wang Houxiong dan Xue Jinxing. Akhirnya datang ke kehidupan yang berbeda.

Mengetahui bahwa ia telah mendaftar ke sebuah universitas di utara, kedua kakak perempuannya sangat khawatir.

Kakak pertama, "Bukankah orang di utara jauh lebih tinggi?"

Kakak kedua, "Begitulah adanya. Ada banyak pria kasar di utara kan?

Kakak pertama menambahkan, "Bukankah disana juga banyak lelaki agresif yang selalu menganggap diri yang paling hebat?"

Kakak kedua menjawab, "Ya, adik kita sangat imut, bagaimana kalau sampai diganggu seperti sebelumnya?"

Hua Yu, "..."

Imut? Siapa?
.
.

Karena jeritan kakak pertama dan raungan kakak kedua untuk menghalanginya, Hua Yu menindik telinga, dan kemudian meringis selama lebih dari tiga jam untuk membuat tato malaikat berkobar sekarat di leher belakang. Dengan rambut yang dicat kuning, membawa koper, mengenakan T-shirt hitam dengan kepala harimau besar, dia melangkah dengan sepatu AJ11 imitasi keluar dari taksi. Memakai kacamata hitam, dan kemudian berjalan masuk ke gerbang Universitas Y.

Gayanya bisa dikatakan sangat keren.
Orang yang lewat ada yang menatapnya meremehkan juga menakjubkan, hati kecilnya tanpa sadar melambung tinggi.
Lihatlah, pemberhentian pertama pria tangguh sangat sukses!

Di luar gerbang Y, ada tenda kerai untuk pendaftaran. Di bawah setiap tenda, ada beberapa senior duduk dengan kartu kerja yang digantung dileher mereka.

Hua Yu melihat sekeliling dan menemukan fakultasnya di bawah pohon. Hanya ada satu senior pria saat ini. Dia mengangkat kakinya dan berjalan hingga berdiri di depan tenda, melihat papan nama yang penuh dengan font berwarna-warni.

"Siswa baru Manajemen Bisnis?"
Itu suara kakak senior. Suaranya sangat bagus. Seperti metafora seni musim semi safir dengan kerikil cyan. Sangat nyaman.

"Ah ... ya." Hua Yu ingat imejnya sebagai pria tangguh, berdehem sejenak lalu menebalkan suaranya. "Ya!"

Senior itu tersenyum dan menyerahkan daftar nama. "Cari namamu, nomor siswa dan nomor kamar asrama. Kartu makan ada pada guru kelas. Sekarang pasti sudah ada pada orang yang sementara bertanggung jawab atas kelasmu. Dia dan aku sama-sama tinggal di asrama 520, kau bisa pergi padanya di malam hari."

"Oke baik." Hua Yu berkata kasual, dan berhenti lagi lalu menebalkan suaranya. "Oke."

Senior itu tidak bisa menahan senyum.
Hua Yu membuka daftar di bawah tatapan senior, dan menemukan namanya.

"Hua Yu..." Senior yang masih mengawasi, melihat jarinya terdiam dan tanpa sadar membacanya, "Jarang sekali orang dengan marga Hua."

Hua Yu pada awalnya bersiap untuk menjawab pertanyaan seperti "Bagaimana namamu seperti seorang gadis" atau "Ada laki-laki yang punya nama seperti ini?" Dia tidak menyangka fokus senior ini agak bias. Dia menelan kata di tenggorokan, "... ah, ya, sangat jarang."

"Ternyata itu kau, aku mendiskusikan namamu dengan Cheng Qi hari ini." Senior itu berkata sambil tersenyum, "Oh ya, Cheng Qi adalah orang yang bertanggung jawab atas kelasmu. Kita akan menjadi teman sekamar di masa depan. Kau bisa menungguku sebentar, setelah menerima beberapa orang lagi, aku akan membawamu ke asrama."

Hua Yu meminta kursi untuk duduk. Dia mengangkat tangannya dan menggosok rambutnya. Dia dengan hati-hati memandang orang di depannya dan bertanya, "Siapa namamu, senior?"

"Ah aku ..." Senior itu tersenyum, dan Hua Yu mendapati bahwa orang ini sangat suka tersenyum, "Namaku Lu Xuzhi."

Lu Xuzhi sangat banyak bicara, dan Hua Yu telah banyak bertanya darinya. Kemudian, beberapa gadis senior datang dan bertukar WeChat untuk memberi beberapa gosip.

Hua Yu tidak terlalu tertarik dengan gosip, tetapi para senior ini mau menunjukkan padanya, dan tentu saja dia akan menolak.
Bahkan dengan sengaja mengungkapkan otot-otot di lengannya dengan penuh percaya diri.

Gadis senior itu mengusak rambutnya, "Imut sekali."

Hua Yu, "..."

Imut darimana!!!!

Lu Xuzhi, orang ini, tidak memberi terlalu banyak tekanan saat duduk, seperti kakak kecil di sebelahnya. Tetapi ketika dia berdiri, ada rasa kesenjangan yang begitu besar.

"Ayo pergi, aku akan membawamu untuk membeli makanan, lalu kembali ke asrama untuk melihat."

Hua Yu menyentuh hidung dan ingat bahwa dia tidak membawa apapun selain koper, jadi dia pergi bersamanya.

Dalam perjalanan dia menerima pesan WeChat dari kedua kakaknya.

Kakak pertama [ Kau tidak boleh percaya pada senior di kampusmu! Kau tahu, mereka itu adalah serigala berbulu domba! ]

Kakak kedua [ Secara khusus, jangan membiarkan mereka membawamu untuk membeli sesuatu! Atau membiarkanmu membeli sesuatu untuk mereka! Mereka semua penipu! ]

Kakak pertama [ Penipu! ]

Hua Yu, "..."

Dia menyimpan ponselnya dan bertanya pada Lu Xuzhi, "Senior, siapa lagi yang ada di asrama kita?"

"Kau yang terakhir." Lu Xuzhi tersenyum. 

"Dua lainnya datang lebih awal. Cheng Qi adalah yang pertama. Dia sudah berada disini selama dua atau tiga hari. Yang lain tiba pagi ini, dan sekarang mungkin sedang beristirahat."

"Oh ...," Hua Yu bertanya lagi, "Apa mereka bisa diajak bergaul?"

“Definisi bisa diajak bergaul menurutmu nanti bisa kau lihat sendiri." Lu Xuzhi membawanya ke supermarket. "Anak yang datang hari ini sangat istimewa."

"?" Hua Yu membangkitkan minat, "Bagaimana itu sangat istimewa?"

Lu Xuzhi mengambil tirai anti-nyamuk dan berkedip padanya. "Ketika kau melihatnya, kau akan tahu."

Hua Yu memikirkan kedipan mata itu. Bagaimana perasaannya mengatakan bahwa senior ini adalah gay.

Setelahnya dia tahu betapa istimewanya teman sekamar barunya.

Cuaca di awal september masih sangat panas. Dia dan Lu Xuzhi memindahkan beberapa perlengkapan sehari-hari ke kamar asrama. Barang-barang itu tidak berat, Lu Xuzhi membawa lebih banyak, jadi dia membiarkan Hua Yu berjalan di depan untuk membuka pintu.

Hua Yu menaruh kopernya lalu mendorong pintu yang tidak terkunci.

Detil berikutnya, dia terkejut.

Karena dia melihat seorang gadis.

Gadis yang sangat kokoh.

Sosok dengan tubuh tinggi itu bersenandung kecil sambil mengepel lantai.

"... Uh, ini ..." Ini asrama pria kan? ...
Ketika kalimat selanjutnya belum sempat diucapkan, Hua Yu mendengar gadis itu berteriak, dan kemudian membuang pel lalu bergegas ke arah pintu.

Hua Yu yang memiliki naluri melindungi sesama membuatnya secara tidak sadar menjangkau dan menangkapnya.
Setelahnya dia menyesalinya.

Karena gadis yang jatuh ke dalam pelukannya itu setinggi 188cm, menekannya dengan dada yang kokoh, lengannya yang kuat memeluknya dan kakinya melingkar di pinggangnya. Hua Yu merasa pinggangnya akan patah. Gadis itu lalu berteriak dengan suara manly. "Kecoa ah ah ah."

Donasi buat Choco
Chapter terbaru tidak muncul di Select Chapter jadi klik judulnya dibawah!
Loading

Comments