35. Apa kau cemburu!

Zhou You tersenyum pada pria tua itu, dan pria tua itu terkejut lalu bergegas pergi.

Tong Tong, "………………"

“Apa kita berdua terlihat menyeramkan?” Zhou You menoleh untuk melihat Tong Tong, “Kau terlihat sangat lucu dan berbulu.”

Tong Tong mengambil napas dalam-dalam dan mengangkat tangannya untuk melepas bulu di tubuhnya, "ayo ... ayo pulang."

Zhou You mengangguk, menunggu Tong Tong hanya mengambil dua langkah ke depan.

Dia membungkuk dan berjongkok, tiba-tiba memegang kaki Tong Tong, mengangkatnya, dan berteriak dengan gembira, "ayo pulang dan kerjakan PR!!"

Tong Tong kaget, tertegun sejenak, dan kemudian meledak.

"Kau idiot!" Tong Tong mencengkeram kulit kepalanya dan menggeram, "apa otakmu error habis kemasukan air ah!"

Bahkan pada malam tanpa bulan, lampu jalan redup, tetapi di trotoar yang sempit, suara kedua remaja itu bergema.

Pada malam ini, Zhou You tidur nyenyak, dan wajahnya penuh senyum.

Tong Tong tidak tidur nyenyak sama sekali. Dia tidak tahu apakah Zhou You mengerti apa yang dia katakan.

Dia mengirimkan buku itu dan berkata bahwa Zhou You harus bisa menulisnya, dia ingin memberi waktu pada dirinya untuk memikirkannya, dan juga memberi Zhou You waktu untuk memikirkannya.

Tapi Zhou You tampaknya tidak peduli sama sekali, dan Tong Tong memikirkannya selama satu malam.

Keesokan harinya, Tong Tong bangkit dari tempat tidur dengan lingkaran hitam dan berjalan lunglai pergi ke sekolah.

Sementara Zhou You berjalan dengan semangat dan antusias, tidak sengaja meninggalkan Tong Tong yang sangat lambat. Dia kembali dan mendorongnya ke depan.

Waktu hampir terlambat ketika memasuki ruang kelas.

Karena Tong Tong tidak tidur nyenyak semalam, dia tidak bisa fokus dan pusing selama dua kelas di pagi hari, wajahnya sakit menahan diri agar tidak tertidur.

Sementara Zhou You meskipun bahagia, wajahnya juga karena menahan siksaan kelas bahasa.

Begitu bel berbunyi setelah kelas, Zhuang Qian berkumpul di depan mereka dan menatap mereka bolak-balik, "Mengapa kalian berdua tampak tidak wajar?"

Tong Tong gemetar, ia segera waspada ketika mendengar kalimat ini.

Zhou You seperti anjing besar yang mencium bau tulang, seketika bersemangat, menggoyangkan ekornya, dengan mulut terbuka, tidak sabar menunggu Zhuang Qian lanjut berbicara.

“Kalian bertengkar!” tebak Zhuang Qian.

Tong Tong merasa lega.

Zhuang Qian tampak seperti tahu permasalahannya, "Zhou You! Kenapa kau tidak datang ke ulang tahun Tong Tong kemarin!"

"Ah! Tidak! Aku-" Tong Tong segera menutup mulut Zhou You, "Ya! Kami berdua bertengkar!"

"Jangan begitu! Kita semua adalah teman baik." Zhuang Qian tampak seperti pembawa damai. "Mungkin Zhou You ada keperluan lain. Ulang tahunku pada hari Rabu minggu ini! Semua orang bermain bersama! Kalian berdua harus baikan lagi seperti sebelumnya!"

Zhuang Qian menekankan hari ulang tahunnya dan memandang kedua orang itu dengan antisipasi setelah berbicara.

Disisi lain, Zhou You mati-matian mencoba melepas tangan Tong Tong, tampak merengek.

Tong Tong juga berjuang keras untuk tetap menutup mulutnya.

Sepertinya tidak ada yang memperhatikan apa yang baru saja dikatakannya.

Zhuang Qian, "………………"

"Tong Tong, Zhou You," Chen Chunyu datang dengan setumpuk pekerjaan rumah matematika, "Direktur Li memanggil kalian ke kantor."

"Chunyu!" Mata Zhuang Qian cerah, mengapit lehernya dan mengeluarkan lima ratus yuan dari saku. "Semua ini untukmu, aku ingin bertanya! Kau ingin tahu kapan ulang tahunku!"

“Aku mau mengerjakan PR.” Chen Chunyu mengerutkan kening dan mendorongnya.

Sebelum Tong Tong keluar, dia menendang pantat Zhuang Qian dan memperingatkannya, "Jangan mengapitnya seperti itu."

"Tong Tong, kau tega," Zhuang Qian menangis dan mengeluarkan lima ratus lagi, "Chunyu! Apa kau ingin tahu!"

Chen Chunyu memikirkannya dan mengerutkan kening, "Enyahlah!"

Tong Tong menghela nafas dan pergi ke kantor guru di lantai atas bersama Zhou You.

“Ada apa denganmu?” Zhou You dengan perhatian mengamatinya, “kau sangat baik pada Chunyu, aku melihat kalian berdua mengerjakan PR bersama-sama terakhir kali, kepala kalian saling menempel.”

“Aku melihatmu memindahkan meja untuknya terakhir kali.” Tong Tong memandangi pintu Kantor Urusan Akademik di depannya dan membalas dengan santai.

"Apa kau cemburu!" Zhou You menjadi pucat karena ketakutan, "Aku hanya membantunya! Lehernya berputar! Kupikir dia akan encok!"

"... Aku tidak cemburu." Tong Tong tidak berdaya, dia benar-benar tidak bersungguh-sungguh, "Aku hanya mengatakan--"

“Aku tidak akan membantu orang memindahkan meja di lain waktu.” Zhou You segera bersumpah.

Tong Tong, "………………"

Dia hanya meliriknya dan mengetuk pintu Kantor Urusan Akademik.

“Masuk.” Suara Direktur Li datang dari dalam.

Tong Tong mendorong pintu dan Zhou You dengan cepat mengikuti.

"Aku punya dua hal untuk kalian hari ini. Yang satu adalah tentang Zhou You," Direktur Li mengambil beberapa kertas dari mejanya dan menyerahkan pada Zhou You, "Ini kertas soal dari kelas Sains. Guru sudah memeriksanya, kau lihat sendiri."

"Yo." Zhou You menanggapi santai, "lumayan."

"Sangat bagus. Ini masih bahasa yang mendapat skor buruk, tetapi selain itu, skormu adalah yang pertama dalam sains." Direktur Li berkata, "aku masih menyarankanmu memilih sains."

"Kenapa?" Zhou You melirik Tong Tong, dengan malu-malu, "aku ingin sekelas dengan Tong Tong."

"Berhubungan baik antara teman memang sangat bagus, tetapi lebih penting untuk mempertimbangkan nilaimu sendiri." Direktur Li menjelaskan, "skor Tong Tong komprehensif, dan keuntungannya di sisi seni liberal memang lebih tinggi daripada di bidang sains. Kau berbeda. Bahkan jika kau memiliki skor sempurna dalam matematika saat ini, kau bahkan tidak bisa masuk 50 besar di kelas."

“Kalau begitu aku tidak pindah, aku akan bertahan dan berusaha lebih baik di kelas.” Zhou You dengan cepat membuat keputusan.

Tong Tong mengambil kertas di atas meja dan meliriknya. Hasil dari bidang Sains milik Zhou You benar-benar bagus.

Pergi ke kelas Sains, selain masalah nilai bahasa, peringkat Zhou You akan naik ke 10 besar di kelas.

Jika Zhou You tetap dikelas seni liberal, itu akan menjadi masalah untuk ujian kenaikan kelas nantinya.

“Beri aku alasan, kuharap kau bisa bertanggung jawab untuk dirimu sendiri,” Direktur Li memandangnya dengan serius.

“Meskipun bahasaku tidak bagus, tapi aku suka bahasa Mandarin, tidak ada guru yang lebih baik daripada minat.” Zhou You memandang Tong Tong ketika dia mengatakan ini.

“Apa kau mengatakan aku bodoh?” kata Direktur Li dengan wajah tenang.

"Oh." Zhou You mengganti dengan pepatah lain, "Aku suka kebebasan, aku tidak bisa mengendalikannya! Penaklukan, guru, apa kau mengerti?"

“Oke, tetapi kau harus meyakinkanku bahwa ujian bulanan berikutnya, bahasa, sejarah, politik harus lulus.” Direktur Li menerima alasannya yang omong kosong ini, “Jika tidak, aku akan bertemu dengan orang tuamu untuk membahas pindah kelas."

Wajah Zhou You terdistorsi dan rumit, dan mengangguk seolah dia sudah mati.

Tong Tong memiliki ketidaksetujuan di wajahnya, tetapi pada saat ini mereka masih di depan guru, dan dia sulit mengatakan apa pun.

“Berbicara tentang hal lain, dua hari kemudian adalah festival seni sekolah." Direktur Li memandang Tong Tong. "Aku ingat saat perayaan tahun pertama, kemampuan biola solo Tong Tong sangat dipuji oleh guru musik sekolah kita."

"... Aku tidak akan berpartisipasi." Tong Tong tahu apa maksudnya begitu dia mendengarnya.

"Hm?" Direktur Li membeku sejenak. "Biolamu sangat bagus. Mengapa kau tidak ingin berpartisipasi?"

“Aku hanya tidak ingin.” Tong Tong mengerutkan kening dan menghindari masalah ini.

Sejak biolanya dijual, dia tidak bisa tenang sampai sekarang.

Dia memiliki banyak biola, tetapi biola itu berbeda. Itu adalah biola pertama yang dia terima.

Biola itu terlalu besar untuknya ketika dia masih kecil, jadi dia biasanya menggunakannya yang untuk anak-anak.

Setelah selesai berlatih, ia selalu memegang biola yang terlalu besar untuknya saat itu, dan perlahan-lahan bermain lagi dan lagi.

Itu adalah tujuan dan tekadnya sejak usia muda.

Dia menjual biolanya.

Dia tidak ingin bermain biola lain.

"Begitu, tapi ini adalah kesempatan yang baik untuk memperjuangkan kehormatan kelas." Direktur Li sedikit menyayangkan. "Gadis-gadis di kelas berpartisipasi untuk pertunjukan panggung Mu Guiying. Sementara siswa lelaki tidak ada."

*prajurit wanita dan pahlawan dari Yang Saga

“Aku bisa mengajari anak laki-laki kelas kita untuk memainkan tongkat Shaolin.” Zhou You merekomendasikan dirinya sendiri.

"Ini adalah ungkapan yang sangat baik dari semangat siswa sekolah menengah yang berani, percaya diri dan mulia!" Direktur Li memutuskan.

“... aku tidak akan bertarung.” Tong Tong menolak, tidak hanya tidak bisa bertarung, dia juga tidak mau bertarung sama sekali.

“Kalau begitu kau yang memainkan soundtracknya,” Zhou You mengedip padanya.

"Tapi ... biola dan Shaolin tidak sepadan," kata Tong Tong.

“Apa kau bisa memainkan Sitar?” Direktur Li bertanya.

"... Tidak." Tong Tong tidak berdaya.

Erhu?” Zhou You bertanya tiba-tiba.

*alto biola

Terakhir kali, dia tampak melihat video ibunya mengajar siswa untuk memainkan Erhu.

Tong Tong, "............"

Dia benar-benar tahu ini.

"Itu dia!" Direktur Li terlihat sangat bersemangat. "aku akan langsung pergi ke Komite Sastra untuk mendaftarkan pertunjukkan Shaolin dan Erhu."

Sederhana dan kasar.

Ini adalah pasangan yang sempurna dengan Zhou You.

Di luar kantor, wajah Tong Tong sedikit buruk.

Membayangkan dia duduk sendirian di tengah dan bermain erhu, sementara lelaki lain bermain tongkat Shaolin disekitarnya.

Dia merasa sedikit khawatir ketika memikirkannya.

"Ada apa," Zhou You mengejar Tong Tong yang berjalan cepat. "Aku hanya ingin bertanya kepadamu mengapa kau tidak ingin bermain biola."

“Aku hanya tidak ingin bermain,” Tong Tong mengerutkan kening dan tidak ingin mendengar topik ini lagi.

"Kenapa?" Zhou You menariknya langsung ke sudut koridor dan berhenti, "Apa yang terjadi? Jarimu tidak patah kan?!"

"Apa yang kalian lakukan! Ayo masuk kelas pendidikan jasmani!" Zhuang Qian berteriak dari bawah dengan memegang bola basket.

“Oke.” Zhou You berbalik untuk menjawabnya, lalu kembali menghadap Tong Tong dan terus bertanya, “apa tadi kau ingin mengatakan sesuatu padaku?"

"Ya," Tong Tong mengangguk, "kau harus pergi ke kelas sains."

"Tetapi, tentang apa aku harus pergi ke kelas sains atau tidak." Zhou You jeda sejenak, "kau pasti tahu kenapa aku tetap ingin berada di seni liberal."

Tong Tong menatapnya, dan bergumam pelan, "Biolaku sudah dijual."

"Dijual?" Zhou You mengerutkan kening. "Kapan kau menjualnya?"

Tong Tong tidak berbicara.

Zhou You mengurai ingatan dimana Tong Tong bermain biola dan menangis, "Hari itu--"

Tiba-tiba, gerombolan siswa laki-laki dan perempuan menaiki tangga.

Tong Tong memperhatikan kerumunan yang datang, dan buru-buru mendorong Zhou You, "Jangan menempel padaku seperti ini."

Zhou You yang didorong seketika membeku dan mengerutkan alis. Menunggu sekelompok orang lewat, dia kemudian berkata dengan suara yang dalam, "memangnya kita kenapa?"

Tong Tong melihat ekspresinya, bertanya-tanya apakah sikapnya keterlaluan.

Dia hanya ...

Tiba-tiba Zhou You melangkah maju, dan tangannya bersandar di dinding di samping telinganya. Ekspresi wajah berubah, bersemangat dan sedikit tertekan.

Tong Tong, "?????"

"Apakah ini hubungan cinta rahasia ...?" Zhou You tersenyum miring.

Tong Tong, "………………"


Donasi buat Choco
Chapter terbaru tidak muncul di Select Chapter jadi klik judulnya dibawah!
Loading

Comments

Post a Comment